Sunday, May 27, 2018

Adu Irit Mobil Listrik dan BBM, Siapa yang Unggul?


Adu Irit Mobil Listrik dan BBM, Siapa yang Unggul?


Kendaraan listrik khususnya mobil listrik digembor-gemborkan sebagai kendaraan masa depan yang lebih ramah dengan lingkungan. Sejumlah perbandingan yang menjadikan mobil listrik lebih banyak memiliki keunggulan daripada mobil konvensional yang memakai bahan bakar minyak (BBM).

Tahun lalu, BMW telah melakukan tes perbandingan terhadap mobil listrik produksi mereka dengan mobil konvensional yang mengonsumsi BBM. Dua mobil tersebut diujicoba untuk mencapai jarak yang sama yakni lebih kurang 200 km. Begitu menurut keterangan Tami Notohutomo selaku Product Planning Manager BMW Indonesia.

Adu Irit Mobil Listrik dan BBM, Siapa yang Unggul?

Hasilnya yang mencengangkan, dihitung di sisi biaya bahan bakar, mobil listrik menghabiskan konsumsi daya lebih murah daripada mobil konvensional yang memakai BBM. Untuk mencapai jarak 200 km, mobil listrik memerlukan daya sekitar 27,7 kilowatt dengan perkiraan harga listrik tahun 2016 yakni Rp 1.400 per kwh.

"Jadi daya 27,7 kilowatt dikalikan harga per kwh  Rp 1400 itu hasilnya sekitar Rp 38,780 atau digenapkan menjadi Rp 40.000," katanya di Direktorat Jenderal EBTKE, Jakarta, pada hari Selasa (8/8/2017).

Sementara itu, hitungan rata- rata pada mobil konvensional, 1 liter BBM dengan ron 92 bisa mencapai jarak 12 km. Totalnya, untuk menempuh jarak 200 km, butuh konsumsi BBM sebanyak 16,6 liter. Dengan perkiraan harga BBM seharga Rp 9.250, maka total biaya bahan bakarnya menjadi Rp 154.166.

Sewa Mobil Sidoarjo Harga terbaik klik disini
https://sewa-mobilsidoarjo.blogspot.co.id/

Dia menerangkan, selain irit biaya, pemakaian mobil listrik bisa mengurangi emisi yang menyebabkan gas rumah kaca. Jadi pada akhirnya kualitas udara bisa menjadi lebih baik disebabkan emisi gas buang dari mobil bisa berkurang.

"Kan pemerintah kita sudah berkomitmen untuk melakukan pengurangan jumlah  emisi gas rumah kaca dan mengurangi senilai 29% emisi gas buang dari kendaraan konvensional yang memakai bahan bakar minyak," ujarnya.

Di samping itu Indonesia pula dinilai sudah cocok bagi pengembangan mobil listrik karena saat ini masyarakat sudah mulai paham lingkungan dan menggantungkan diri dengan teknologi mutakhir.

Kendaraan listrik juga dapat memberikan kegunaan pendidikan, ekonomi  serta akibat lingkungan yang lebih baik.

Sumber: detik.com

No comments:

Post a Comment